MTsN 4 Hulu Sungai Tengah

Jl Sarigading Desa Jatuh Kec Pandawan Kab HST

Madrasah Mandiri Berprestasi

Bangun Madrasah Berintegritas, MTsN 4 Hulu Sungai Tengah Dukung Program Jaksa Masuk Madrasah

Rabu, 05 Nopember 2025 ~ Oleh Muhammad Isnaini ~ Dilihat 98 Kali

Hulu Sungai Tengah, 5 November 2025 – Dalam rangka meningkatkan kesadaran hukum bagi pendidik dan tenaga kependidikan, seluruh guru dan PTK MTsN 4 Hulu Sungai Tengah mengikuti kegiatan “Jaksa Masuk Madrasah” dengan tema “Penerangan Hukum bagi Guru dan Tenaga Kependidikan MTsN di Lingkungan Kementerian Agama Kalimantan Selatan.”

Kegiatan ini diselenggarakan pada Selasa, 4 November 2025 di Aula Darul Istiqomah dan merupakan program hasil kerja sama antara Kejaksaan Negeri Provinsi Kalimantan Selatan dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan, melalui koordinasi Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah (KKMTs) Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Hadir dalam kegiatan ini Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Abdurrahman, S.Ag., M.M., yang mewakili Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Dalam sambutannya, Abdurrahman menyampaikan pentingnya membangun budaya sadar hukum di lingkungan madrasah.

“Madrasah harus menjadi zona sadar hukum. Melalui kegiatan ini, kita ingin menumbuhkan kesadaran dan membentuk lingkungan madrasah yang berintegritas tinggi,” ungkapnya.

Sementara itu, materi inti kegiatan disampaikan oleh Yuni Priono, S.H., M.H. dari Kejaksaan Negeri Barabai, yang memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya kepatuhan hukum, etika profesi, serta pencegahan tindak pelanggaran di lingkungan pendidikan.

Plt Kepala MTsN 4 Hulu Sungai Tengah, Muhammad Isnaini, S.Pd.I, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. Beliau menilai program Jaksa Masuk Madrasah sangat relevan dalam memperkuat nilai-nilai integritas dan tanggung jawab di kalangan tenaga pendidik.

“Kami mendukung penuh kegiatan seperti ini karena dapat membangun kesadaran hukum, menumbuhkan karakter jujur, dan memperkuat integritas guru sebagai teladan bagi peserta didik,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme. Para guru dan PTK aktif berdiskusi serta mengajukan pertanyaan seputar hukum pendidikan dan tanggung jawab profesi.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan madrasah semakin tangguh sebagai lembaga pendidikan yang berintegritas, sadar hukum, dan menjadi teladan dalam menjunjung nilai kejujuran serta keadilan.

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT